poltekkeskesumabangsa@gmail.com 0822-8238-2963 / 0811-7232-284
Cara Mudah Membuat Jurnal Ilmiah yang Benar dan Baik
Detail Berita

POLTEKKESKESBA.AC.ID – Tata cara penulisan jurnal penelitian sering kali membuat teman-teman guru/dosen mengalami kebingungan, padahal di era baru pendidikan kita sekarang menuntut jurnal sebagai syarat utama dalam berbagai moment seperti kenaikan pangkat, penilaian kinerja dll.

Tiap jurnal yang terbit pun tidak terlepas dari beberapa kaidah atau aturan yang berbeda-beda, tergantung porsi yang diinginkan penerbit. Kali ini penulis ingin mencoba berbagi sedikit pengetahuan bagaimana cara dan prosedur dalam penulisan jurnal. Sebelum kita lebih jauh membahas tentang pembuatan jurnal lebih baik kita kenalan dulu.

Apa itu jurnal?

Pengertian jurnal adalah sebuah publikasi periodik dalam bentuk artikel yang diterbitkan secara berkala, dalam hal ini biasanya jurnal diterbitkan pada interval waktu tertentu seperti setiap 4 bulan atau setiap 1 tahun. Jurnal memiliki beberapa jenis yang diantaranya adalah Professional or Trade Journals, Popular Journals, dan Scholarly Journals. (wikipedia)

Pada umumnya jurnal memiliki cakupan materi yang luas namun sangat padat, hanya terdiri dari 6 hingga 8 halaman, namun di setiap kalimatnya bernilai ilmu pengetahuan. Tujuan pembuatan jurnal adalah untuk mengembangkan sebuah penelitian yang telah dituliskan serta menjadi acuan untuk para peneliti lainnya sedang melakukan kegiatan penelitian yang sejenis.

Jurnal pada umumnya berisi sejumlah referensi yang menjadi rujukan penulisan tiap artikel. Jenis artikel yang ditulis tak sebatas laporan penelitian, namun bisa pula berupa review literatur.

Susunan Jurnal yang Benar

1. Judul
2. Abstrak
3. Pendahuluan
4. Bahan dan Metode
5. Hasil
6. Pembahasan
7. Kesimpulan
8. Daftar Pustaka

Penjelasan bagian-bagian Jurnal, sebagai berikut :

1. Judul

Setiap jurnal ilmiah harus memiliki judul yang jelas. Dengan membaca judul, akan memudahkan pembaca mengetahui inti jurnal tanpa harus membaca keseluruhan dari jurnal tersebut. Judul tidak boleh memiliki makna ganda. Disarankan tidak boleh lebih dari 12 kata jurnal berbahasa Indonesia dan lebih dari 10 kata jurnal berbahasa Inggris. Judul ditulis di tengah atas halaman, menggunakan huruf kapital, dan dicetak tebal.

2. Nama

Nama Penulis, Nama Pembimbing I, Nama Pembimbing II, tanpa gelar akademik dianjurkan disertai nama lembaga (afiliasi : nama prodi, fakultas, dan universitas), serta dianjurkan menyertakan alamat dan email.

3. Abstrak

Abstrak berbeda dengan ringkasan. Bagian abstrak dalam jurnal ilmiah berfungsi untuk mencerna secara singkat isi jurnal. Abstrak di sini dimaksudkan utnuk menjadi penjelas tanpa mengacu pada jurnal. Bagian abstrak harus menyajikan sekitar 250 kata yang merangkum tujuan, metode, hasil dan kesimpulan. Jangan gunakan singkatan atau kutipan dalam abstrak. Pada abstrak harus berdiri sendiri tanpa catatan kaki. Abstrak ini biasanya ditulis terakhir. Cara mudah untuk menulis abstrak adalah mengutip poin-poin paling penting di setiap bagian jurnal. Kemudian menggunakan poin-poin untuk menyususn deskripsi singkat tentang jurnal yang telah dibuat. Penulisan abstrak diketik menggunakan 1 spasi.

4. Kata Kunci

Kata kunci sebanyak 3-5 kata, diambil dari inti yang akan dibahas dalam penelitian.

5. Pendahuluan

Pendahuluan berisi latar belakang mengapa penelitian dilakukan, uraian permasalahan yang akan diteliti, dikaitkan dengan teori, dan diakhiri dengan tujuan dilaksanakan penelitian tersebut. Penulisan diketik dengan 2 spasi, kurang lebih 4-6 halaman.

6. Metode Penelitian

Bagian ini menjelaskan ketika percobaan telah dilakukan. Peneliti menjelaskan desain percobaan, peralatan, metode pengumpulan data, dan jenis pengendalian. Jika percobaan dilakukan di alam, maka penulis menggambarkan daerah penelitian, lokasi, dan juga menjelaskan pekerjaan yang dilakukan. Aturan umum yang perlu diingat adalah bagian ini harus memaparkan secara rinci dan jelas sehingga pembaca memiliki pengantahuan dan teknik dasar agar bisa dipublikasikan. Penulisan Metode diketik dengan 2 spasi, kurang lebih 1 halaman.

7. Pembahasan/Hasil Pembahasan

Pembahasan dapat dibagi dalam beberapa sub bagian. Diketik dalam 2 spasi. Penulisan kurang lebih 4-6 halaman. Dalam pembahasan membandingkan hasil penelitian dengan model atau teori yang diacu, dan menghubungkan hasil penelitian Anda dan penelitian sebelumnya dengan menunjukkan persamaan dan membahas perbedaannya. Pembahasan digunakan untuk hasil penelitian kualitatif, sedangkan Hasil dan Pembahasan digunakan untuk hasil penelitian kuantitatif.

8. Simpulan

Dalam simpulan yang dibahas pembuktian hipotesis dari penelitian, ditulis ringkas yang memuat informasi yang cukup sehingga pembaca mengetahui bahwa telah membuktikan hipotesis yang telah dilakukan dan dalam mengetahui kelebihan dan kekurangan metode. Dan biasanya terdapat saran yang berisi kemungkinan penelitian lebih lanjut, dan potensi-potensi yang dimiliki metode yang dipakai dapat dimasukkan.

9. Daftar Pustaka

Daftar pustaka pada karya ilmiah ditulis langsung setelah teks berakhir (tidak perlu ganti halaman baru), sedangkan daftar pustaka pada makalah, buku, atau penelitian ditulis dengan berganti halaman baru. Jenis penulisan daftar pustaka diberi judul DAFTAR PUSTAKA, dicetak tebal dengan huruf tegak, kapital semua.

Unsur yang ditulis dalam daftar pustaka secara berturut-turut meliputi: (1) nama pengarang ditulis dengan urutan: nama akhir, nama awal, dan nama tengah, tanpa gelar akademik, (2) tahun penerbitan, (3) judul, termasuk subjudul, (4) tempat penerbitan, dan (5) nama penerbit. Unsure-unsur tersebut dapat bervariasi bergantung kepada jenis sumber pustakanya.

Selamat menulis!!

Referensi

https://id.wikipedia.org/wiki/Jurnal_ilmiah
https://edukasi.kompas.com
http://eviwijaya29.blogspot.com

#bandarlampung #Education #Events #farmasi #kegiatanmahasiswa #LLDIKTI2 #perguruantinggi #politeknikkesehatan #poltekkes #poltekkeskesumabangsa #poltekkeskesba #kesumabangsa #analis #rekammedis #teknologilaboratoriummedis #manajemenilmukesehatan #info #infokampus

Komentar


Dwad JANUARI 26, 2025 PUKUL 2:13 PM

Komentar anda sedang menunggu moderasi. Ini adalah sebuah pratinjau; komentar Anda akan tampil setelah disetujui.

alsisshdskand


Dwad JANUARI 26, 2025 PUKUL 2:13 PM

Komentar anda sedang menunggu moderasi. Ini adalah sebuah pratinjau; komentar Anda akan tampil setelah disetujui.

alsisshdskand


Tinggalkan Komentar

Posting Terkait

Politeknik Kesehatan Kesuma Bangsa mendapatkan tiga penghargaan dari LLDikti Wilayah II Tahun 2025

Politeknik Kesehatan Kesuma Bangsa meraih penghargaan Peringkat Pertama kategori Evaluasi Pembelajaran untuk Bentuk Perguruan Tinggi Politeknik oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi LLDikti Wilayah II Kementerian Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi Republik Indonesia pada Rabu Penghargaan diterima dalam Silaturahmi Pimpinan Perguruan Tinggi LLDikti Wilayah II oleh Kepala LLDikti Wilayah II Prof Dr Iskhaq Iskandar M Sc di Gedung Mahligai Agung Bandar Lampung Poltekkes Kesuma Bangsa juga menerima penghargaan Peringkat Pertama kategori Kualifikasi Dosen untuk bentuk perguruan tinggi Politeknik tahun Dan juga meraih Peringkat Ketiga Dosen berkegiatan di luar kampus untuk Bentuk Perguruan Tinggi Politeknik Tahun Direktur Poltekkes Kesuma Bangsa Rista Maleni S T M T mengucapkan quot bangga dengan dosen-dosen dan tendik Poltekes Kesuma Bangsa semoga kita selalu konsisten dapet penghargaan ini kedepannya suskses selalu dan diberi kelancaran Terima kasih atas kerja cerdas kerja ikhlas dan kerja kerasnya selama ini quot quot Alhamdulillah Polkesba masih konsisten mendapatkan penghargaan dari tahun ketahun...

Pemantapan Implementasi Aplikasi Pengolah Data Penelitian SPSS

Kampus Politeknik Kesehatan Poltekkes Kesuma Bangsa sebagai institusi yang berfokus pada bidang kesehatan seperti Teknologi Laboratorium Medik Manajemen Informasi Kesehatan Rekam Medik dan Farmasi memiliki peran krusial dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya terampil secara klinis tetapi juga unggul dalam kemampuan penelitian Kualitas karya ilmiah terutama tugas akhir atau skripsi sangat bergantung pada akurasi dan validitas analisis data Menyadari pentingnya hal ini Poltekkes Kesuma Bangsa secara aktif terus memantapkan implementasi aplikasi pengolah data statistik SPSS Statistical Package for the Social Sciences sebagai alat utama dalam penelitian kuantitatif mahasiswa Mengapa SPSS Begitu Penting di Poltekkes Di bidang kesehatan sebagian besar penelitian melibatkan pengujian hipotesis perbandingan kelompok atau penentuan hubungan antar variabel mdash semua membutuhkan analisis statistik yang kompleks SPSS dipilih karena beberapa keunggulan utama Kemudahan Penggunaan User-Friendly SPSS menawarkan antarmuka grafis GUI berbasis menu dan kotak dialog yang jauh lebih mudah dioperasikan daripada perhitungan manual atau coding statistik Hal ini sangat...

Ujicoba serta Instalasi alat bantuan PPPTV – PTS

Bandar Lampung ndash Alat hibah bantuan dari Dirjen Vokasi melalui Program Penguatan Pendidikan Tinggi Vokasi PTS PPPTV-PTS Tahun telah di terima di Kampus Poltekkes Kesuma Bangsa pada Jumat amp September Terdiri dari unit Mikroskop Trinokuler unit Kamera unit Mikroskop Binokuler dan unit Furnace Kemudian segera dilakukan pengcekan dan instalasi oleh Kepala Lab dan tim serta di saksikan oleh Ketua Yayasan Kesuma Bangsa dan Wakil Direktur I Poltekkes Kesuma Bangsa ldquo Berharap kedepannya alat ini akan berguna untuk pembelajaran praktik mahasiswa ataupun masyarakat umum yang membutuhkan rdquo ucap Kepala Lab Gustiadi Saputra S Tr A K M Imun Wakil Direktur I Taufik Rahman M T mengungkapkan rasa syukur dan berharap semoga kedepannya Poltekkes Kesuma Bangsa tetap di beri amanah oleh Dirjen Vokasi untuk program-program penguatan pendidikan selanjutnya...

Copyright © 2024 Politeknik Kesehatan Kesuma Bangsa. All rights reserved.

Need Help? Chat with us
Mulai Percakapan...

Hai! Klik salah satu anggota kami di bawah ini untuk mengobrol di WhatsApp.

Tim biasanya membalas dalam beberapa menit.

Admin